Rabu, 28 Mei 2008
Info dari Bank Indonesia
Perubahan Batas Maksimum Nilai Dana Yang Dapat Ditransfer Antarbank Penerbit ATM Melalui Mesin ATM Pada tanggal 8 Mei 2008, Bank Indonesia menerbitkan ketentuan berupa perubahan batas maksimum nilai dana yang dapat ditransfer antarbank penerbit ATM melalui mesin ATM, dari semula Rp. 10.000.000,- per rekening dalam satu hari menjadi Rp. 25.000.000,- per rekening dalam satu hari. Perubahan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) No. 10/20/DASP tanggal 8 Mei 2008. SEBI ini merupakan perubahan SEBI No. 7/60/DASP, dan mulai diberlakukan sejak tanggal penerbitan. Tujuan disesuaikannya batas maksimum nilai dana yang dapat ditransfer antarbank penerbit ATM ini antara lain untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat, karena batas yang ditetapkan sebelumnya, yakni Rp. 10.000.000,- per rekening per hari, dirasa terlalu kecil dan tidak lagi memadai. Inflasi, peningkatan kebutuhan transaksi khususnya pada hari libur, serta perkembangan kebutuhantransaksi transfer dana nasabah antarnegara, merupakan beberapa faktor yang mendorong dilakukannya penyesuaian tersebut. Diharapkan, penyesuaian batas maksimum tersebut dapat memperlancar transaksi perekonomian masyarakat. Perlu diingat bahwa batas maksimum tersebut hanya berlaku untuk transfer dana antarbank melalui mesin ATM, dan tidak berlaku untuk transfer dana intrabank atau lebih dikenal dengan pemindahbukuan atau overbooking, dan tidak berlaku pula untuk tranfser dana antarbank yang dilakukan dengan menggunakan sarana di luar kartu dan mesin ATM, seperti via kliring, RTGS, atau lainnya. Untuk tetap melindungi nasabah, batas maksimum nilai dana yang dapat ditarik melalui mesin ATM tidak berubah, yakni Rp. 10.000.000,- per rekening per hari. Sumber : http://www.bi.go.id |
Rabu, 02 April 2008
LELAYU
Sabtu, 15 Maret 2008
Sistem Bunga Flat, Efektif, Fixed & Floating
Banyak orang yang tidak berkecimpung dalam bidang keuangan yang bingung membedakan sistem bunga flat dan efektif. Bahkan seringkali rancu mencampuradukkan dengan istilah fixed dan floating. Tulisan singkat ini semoga bisa membantu. SISTEM BUNGA FLAT Untuk menghitung besarnya angsuran dengan menggunakan sistem bunga flat ini sebenarnya cukup sederhana, misalnya jika kita hendak membeli mobil seharga IDR 150 juta, maka: angsurannya per bulannya menjadi: di dalam angsuran sebesar IDR 3.833.334 itu terdapat porsi pokok sebesar IDR 3.333.334 dan bunga sebesar IDR 500.000. Dengan demikian jika kita hendak melakukan early repayment atau pelunasan awal, tinggal dihitung saja, kita sudah berapa kali kita membayar angsuran dan dikalikan jumlah porsi pokok hutang itu. SISTEM BUNGA EFEKTIF Dalam sistem bunga efektif ini, porsi bunga di masa-masa awal kredit akan sangat besar di salam angsuran perbulannya, sehingga pokok hutang akan sangat sedikit berkurang. Jika kita hendak melakukan pelunasan awal maka jumlah pokok hutang akan masih sangat besar meski kita merasa telah membayar angsuran yang jika ditotal jumlahnya cukup besar. Jika dibandingkan kedua sistem bunga itu, maka masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan. Kelebihan sistem bunga flat adalah jika kita hendak melakukan pelunasan awal, maka porsi pokok hutang yang berkurang cukup sebanding dengan jumlah uang yang telah kita angsur. Namun kelemahannya, bunga itu cukup besar karena dihitung dari pokok hutang awal. Sistem bunga efektif akan lebih berguna untuk pinjaman jangka panjang yang tidak buru-buru dilunasi di tengah jalan, karena jika kita membandingkan nominal bunga yang kita bayarkan, jauh lebih kecil dari sistem bunga flat. Berdasarkan hitung-hitungan kasar saya, nominal yang dihasilkan perhitungan suku bunga flat kira-kira hampir dua kali suku bunga efektif; misalnya kredit dengan bunga 5% flat itu kira-kira sama dengan kredit 10% bunga efektif. Dengan mengambil contoh kredit mobil di atas, maka sebenarnya besarnya angsuran sebesar IDR 3.833.334 itu jika menggunakan metode perhitungan bunga efektif, maka bunga yang dikenakan pada debitur itu sekitar 10%. Sedangkan jika kita menggunakan sistem efekti dengan tingkat suku bunga 5%, maka besarnya angsuran hanya IDR 3.596.508. FIXED VS FLOATING Jadi jika membandingkan maka flat ><> dan fixed ><>. Biasanya terdapat kombinasi, yaitu flat-fixed, artinya bunganya pakai sistem flat dan bersifat tetap selama masa kredit; dan efektif-floating, yaitu menggunakan sistem bunga efektif dan besaran bunga bisa berubah tergantung kondisi pasar finansial. Label: info |
Jumat, 14 Maret 2008
Santo Yusup
| Hari Raya St. Yusuf, suami Santa Perawan Maria Hari ini Gereja mengajak kita untuk merayakan Santo Yusuf, Suami Maria. Lebih daripada seorang suami, Santo Yusuf adalah penjaga keluarga Nazaret. Karena itulah ia juga menjadi pelindung banyak tarekat Imam/Suster, termasuk Yayasan Kolese Santo Yusup. Memang Santo Yusuf tidak begitu banyak diceritakan dan juga tidak banyak dirayakan pestanya, dibandingkan dengan Bunda Maria; Seakan-akan ia hanya sebagai tokoh pelengkap saja dalam kisah kelahiran dan hidup Sang Juruselamat. Meskipun demikian, peranannya tetap perlu kita perhatikan. Santo Yusuf adalah seorang pribadi yang mencintai dengan tulus. Baginya cinta bukanlah melulu soal perasaan suka atau tidak suka, melainkan suatu perbuatan kehendak untuk membahagiakan pasangan hidupnya. Ketika mendengar bahwa Maria mengandung, St. Yusuf tidak ingin mencemarkan nama baik nama isterinya di muka umum. Itu dilakukan karena ia tetap ingin membahagiakan isterinya, Maria. Dan keinginan ini pastilah lahir dari suatu cinta yang besar. Cinta yang menuntut pengorbanan. Pengorbanan ini pula yang ia berikan saat ia mendapat perintah dari Tuhan untuk tetap mengambil Maria menjadi isterinya dan menjadi ayah bagi anak yang akan dilahirkan kelak. Pengorbanan ini pula yang menguatkannya untuk melindungi sang ibu dan bayinya dari kejaran Herodes. Cinta yang besar ini ia berikan dengan setia sampai akhir hidupnya. Sayang, St. Yusuf tak bisa melihat puteranya sampai dewasa. Tetapi, namanya tetap dikenal. Yesus disebut sebagai anak tukang kayu. Di sini juga tampak bagaimana Yusuf berusaha pula dengan setia untuk menjadi suami dan ayah yang baik bagi isteri dan anaknya. Ia berusaha memberikan pendidikan yang baik untuk anaknya. Bukankah buah itu tidak jauh dari pohonnya? Maka, sedikit banyak, kehadiran Yusuf sungguh ikut membina dan membentuk Yesus menjadi pribadi yang dikasihi Allah dan manusia (Luk. 2:52). Maka, saudara-saudara, marilah kita merayakan Hari Raya St. Yusuf dengan penuh rasa syukur. Puji syukur karena kita memiliki teladan seorang suami, seorang ayah yang sangat penuh cinta, rela berkorban dengan setia, dan mendidik anak dengan baik. Dan marilah kita mengikuti teladannya, teladan Santo Yusuf, Sang penjaga keluarga Nazaret. Tetap Bersemangat Label: Santo-Santa |
Selasa, 04 Maret 2008
SELAMAT MENUNAIKAN BERATA PENYEPIAN
HARI RAYA NYEPI
Label: NYEPI |
Sabtu, 01 Maret 2008
Usulan Ketua Yayasan Kosayu abang Denpasar
| "Anggota Kopkar Kosayu Denpasar jika dimungkinkan dapat diasuransikan melalui dana sosial koperasi. Asuransi proteksi dan insiden merupakan pilihan terbaik. Walaupun besarannya mungkin perlu dikaji lebih jauh, namun dengan adanya proteksi, anggota yang harus opname di rumah sakit akan sangat terbantu dengan nominal sekecil apapun." Demikaian diungkapkan Ketua Yayasan Kolese Santo Yusup Cabang Denpasar dalam Rapat Kerja Guru dan Karyawan Yayasan Kosayu Denpasar, Jumat, 29 Pebruari 2008 di Rumah Khalwat Tegaljaya. Pengurus Kopkar Kosayu Denpasar yang juga merupakan guru dan karyawan Yayasan Kosayu ikut hadir dalam pertemuan itu. Meskipun kehadiran dalam rapat itu tidak berkapasitas sebagai Pengurus namun pernyataan itu ditujukan kepada Pengurus Kopkar Kosayu yang hadir di sana. Menyimak pernyataan itu kita mesti menyambut baik apapun usulan dan saran yang konstruktif apalagi yang berorientasi pada kesejahteraan anggota. Namun demikian sebagai pengurus harus mempertimbangkan benar-benar sejauh mana nilai manfaat dan mudaratnya tidak hanya dari segi kesejahteraan anggota (baca keuntungan anggota) tetapi juga dari sisi keberlanjutan yang didasari rasa keadilan bagi anggota termasuk juga kelangsungan koperasi itu sendiri. "Panca Warsa Kencana" adalah salah satu bentuk bela rasa Kopkar Kosayu kepada anggota atas partisipasinya selama lima tahun menjadi anggota. Selain Panca Warsa Kencana dana sosial kita diperuntukkan untuk sumbangan dan santunan suka - duka anggota sesuai dengan pola kebijakan yang ditetapkan dalam RAT. Sumber dana dari dana sosial sebagian besar berasal dari distribusi Sisa Hasil Usaha sebesar 5%. Sementara sumber dana lain yang selama berasal dari penyisihan administrasi pinjaman anggota sebesar 0,5% dalam RAT XIII tahun Buku 2007 direkomendasikan untuk dihapuskan. Tentu keadaan ini agak berat bagi kepengurusan tahun buku 2008 jika harus mengeluarkan premi asuransi yang dikeluarkan dari dana sosial yang ada. Namun demikian bukan hal yang tidak mungkin untuk diwujudkan mengingat dari jumlah anggota yang belum menerima "Panca Warsa Kencana" tinggal sedikit. Untuk mewujudkan gagasan dari Ketua Yayasan Kosayu Denpasar, perlu terobosan baru yang dapat meningkatkan penerimaan dana sosial, sehingga dana sosial yang ada tidak habis karena hanya bersumber dari distribusi SHU saja. Untuk mewujudkan hal yang sangat mulia dan luar biasa ini sangat diperlukan partisipasi dan usaha yang lebih dari kepengurusan, manajemen, dan anggota. Semoga. |
Sabtu, 23 Februari 2008
RAPAT PERDANA KEPENGURUSAN BARU Setelah lima hari secara resmi memangku jabatan kepengurusan periode 2008 - 2010, Pengurus dan Pengawas yang telah dilantik dalam RAT XIII Thun Buku 2007 melakukan pertemuan perdana di kantor Kopkar Kosayu. Pertemuan Perdana ini dimaksudkan sebagai rapat koordinasi, guna menyelaraskan persepsi dan koordinasi tugas masing-masing jabatan (job discriptions). Dari kedelapan kepengurusan; lima pengurus dan tiga pengawas, hanya dua orang yang merupakan muka baru, yaitu Ibu Fransina Rosalia samangun S.H., dan Ibu Cecilia Ni Nyoman Widyastuti, selebihnya adalah Pengurus dan Pengawas periode sebelumnya yang masih terpilih melalui mekanisme RAT. Banyak masukan yang diperoleh dalam pertemuan ini. Temuan yang didapat dari hasil evaluasi dan masukan baik dari Pengurus, Pengawas , maupun manajemen merupakan modal yang sangat berharga dalam mengawali tanggung jawab besar amanat dari Rapat Anggota Tahunan. Semoga. Semangat Pagi. Label: rapat |




